Cepiring - KKN Undip Bantu UMKM Desa Cepiring Perluas Pasar dengan Program SIAP-Digital

KKN Undip Bantu UMKM Desa Cepiring Perluas Pasar dengan Program SIAP-Digital

Kendal – Desa Cepiring memiliki sejumlah pelaku UMKM yang cukup aktif dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Namun, pemanfaatan perangkat dan platform digital dalam kegiatan usaha masih belum optimal. Sebagian pelaku usaha masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut dan pelanggan tetap, sementara pemanfaatan media digital untuk menampilkan informasi produk, memperkenalkan lokasi usaha, dan menjangkau konsumen di luar Desa Cepiring masih terbatas.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro menggelar workshop digitalisasi UMKM bertemakan “SI-AP DIGITAL: Sinergi Informasi Aman, Pemetaan, dan Digitalisasi Menuju UMKM Cepiring Mandiri” di Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (04/08/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program multidisiplin 2 ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan platform digital sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM. Pelaku usaha dari masing-masing RW serta anggota PKK Desa Cepiring turut diundang dalam kegiatan tersebut.

Dalam workshop, tim KKN memberikan pendampingan pembuatan katalog digital menggunakan Canva yang memuat foto, informasi produk, dan daftar harga. Katalog tersebut dapat dibagikan melalui WhatsApp sehingga memudahkan pelaku usaha menyampaikan informasi produk kepada konsumen.

Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan katalog digital menggunakan produk usaha masing-masing selama kegiatan berlangsung. Tim KKN mendampingi peserta secara langsung dalam menyusun katalog hingga menghasilkan tampilan katalog yang dapat digunakan untuk keperluan promosi. 

Peserta juga diberikan edukasi mengenai pendaftaran lokasi usaha melalui Google Maps. Dengan tercantumnya lokasi UMKM di platform tersebut, usaha dapat lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen dan berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas.

Selain itu, tim KKN memperkenalkan Shopee Affiliate sebagai alternatif promosi digital. Sekretaris PKK Desa Cepiring, Bu Cita, turut menunjukkan antusiasmenya untuk mempelajari pemanfaatan Shopee Affiliate.

“Tidak hanya UMKM, masyarakat non-UMKM di desa pun diharapkan bisa memanfaatkan digitalisasi untuk mendapatkan penghasilan tambahan,” ujarnya.

Menanggapi antusiasme tersebut, peserta kemudian diberikan pemahaman mengenai pendaftaran akun, pembuatan konten promosi, dan pemanfaatan tautan produk melalui media sosial.

Berdasarkan evaluasi terhadap 20 peserta, seluruh indikator pemahaman memperoleh penilaian positif. Sebanyak 80% peserta menyatakan setuju dan 20% sangat setuju bahwa mereka memahami manfaat platform digital untuk mendukung promosi UMKM. Penilaian serupa juga diperoleh pada aspek pemahaman Google Maps, Shopee Affiliate, dan pembuatan katalog digital.

Selain itu, 80% peserta menyatakan setuju dan 20% sangat setuju bahwa materi mudah dipahami, sesuai dengan kebutuhan usaha, serta meningkatkan kemampuan promosi digital. Seluruh peserta juga menyatakan memiliki dorongan untuk terus memanfaatkan platform digital sebagai media promosi.

Sebagai bentuk keberlanjutan, mahasiswa KKN membuat video tutorial yang merangkum materi workshop dan mengunggahnya melalui YouTube. Video tersebut dapat dimanfaatkan kembali oleh peserta maupun masyarakat yang berhalangan hadir sebagai panduan belajar mandiri.

Tim KKN juga membuat video edukasi singkat mengenai keamanan pangan yang membahas penggunaan produk dan kemasan ramah lingkungan, pemanfaatan bahan pengawet alami, serta pentingnya higienitas dan pemahaman mengenai toksisitas pangan. Edukasi ini diharapkan dapat mendukung penerapan praktik usaha yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip berharap pelaku UMKM Desa Cepiring dapat semakin optimal memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan produk, meningkatkan visibilitas usaha, dan menjangkau konsumen yang lebih luas. Sementara itu, video tutorial dan edukasi yang tersedia secara daring diharapkan dapat menjadi sumber pembelajaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Tim 2 KKN Reguler Universitas Diponegoro dalam Program Multidisiplin 2 Desa Cepiring: 

  1. Dativus Very Aninda Adi H. - Hubungan Internasional 
  2. Hanum Aisyah Prameswari - Biologi
  3. Adnan Fawzan - Kedokteran 
  4. Aira Dwi Rahayu Putro - Oseanografi 
  5. Fayza Alayda Azra - Arsitektur
  6. Jihan Fairuz Salimah - Statistika
  7. Luna Alvira Harnandi - Manajemen
  8. Nabila Zahra Artasania - Informasi dan Humas
  9. Jehova Albert Artwindo - Antropologi Sosial
  10. Elisabeth Edlin Talianingrum - Sastra Inggris


Dipost : 18 Agustus 2026 | Dilihat : 45

Share :