Cepiring - KKN-R TIM II UNDIP Tingkatkan Pemahaman Remaja Desa Cepiring Tentang Kesehatan Reproduksi dan Masa Pubertas

KKN-R TIM II UNDIP Tingkatkan Pemahaman Remaja Desa Cepiring Tentang Kesehatan Reproduksi dan Masa Pubertas

Kendal — Dalam upaya meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan dan perkembangan tubuh, KKN-R Tim II Universitas Diponegoro Desa Cepiring melalui bidang Biologi melaksanakan program kerja Sosial Masyarakat (Sosmas) berupa edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja di Desa Cepiring (2/8/2026, Balai Desa Cepiring). Kegiatan ini menyasar remaja dari empat dusun dalam satu desa yang dikoordinasikan bersama bidan desa dan para kader setempat sebagai upaya memberikan pemahaman yang tepat mengenai perubahan tubuh pada masa pertumbuhan dan pubertas.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa bidang Biologi dan Kedokteran, dengan materi yang disusun untuk memberikan pemahaman kepada remaja mengenai tubuh dan berbagai perubahan yang terjadi selama masa pubertas. Materi edukasi mencakup pengenalan anatomi organ reproduksi beserta fungsinya, perubahan fisik dan psikologis pada masa pubertas, pemahaman siklus menstruasi, serta cara menjaga kebersihan organ reproduksi. Materi tersebut disusun menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar sesuai dengan karakteristik usia remaja. Materi tersebut juga menjadi bagian dari pelatihan kesehatan remaja yang mengangkat tema “Kenali Tubuhmu, Jaga Kesehatanmu”

Dari sisi Biologi, edukasi menekankan pemahaman mengenai anatomi dan fungsi organ reproduksi serta proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Sementara itu, perspektif Kedokteran turut mendukung pembahasan mengenai kesehatan reproduksi, kebersihan diri, perilaku berisiko, serta kondisi yang menjadi tanda bahwa remaja perlu mendapatkan bantuan atau berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Materi juga menekankan bahwa perubahan tubuh merupakan bagian dari proses perkembangan yang normal. 

Dalam penyampaiannya, edukasi tidak hanya dilakukan melalui metode ceramah, tetapi juga dikemas secara interaktif agar remaja dapat lebih aktif dalam memahami materi. Media edukasi memuat pembahasan mengenai perubahan tubuh saat pubertas, anatomi organ reproduksi, kebersihan organ reproduksi, serta tanda-tanda yang perlu diperhatikan dan kapan remaja perlu mencari bantuan tenaga kesehatan.

Salah satu pendekatan yang digunakan adalah memberikan ruang bagi peserta untuk bertanya secara anonim. Hal ini dilakukan agar remaja tetap merasa nyaman ketika ingin menyampaikan pertanyaan yang bersifat pribadi atau sensitif. Selain itu, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi pertanyaan, permainan interaktif, dan kuis akhir untuk membantu mengevaluasi pemahaman peserta sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.

Melalui kegiatan ini, remaja diharapkan tidak hanya mengetahui perubahan yang terjadi pada tubuhnya, tetapi juga mampu mengenali, menerima, dan merawat tubuh dengan baik. Pemahaman mengenai pubertas menjadi penting karena masa remaja merupakan fase transisi yang ditandai oleh berbagai perubahan fisik maupun psikologis. Dalam materi edukasi, remaja juga diajak memahami bahwa perubahan tubuh merupakan bagian dari proses perkembangan yang normal.

Melalui edukasi kesehatan reproduksi yang dilaksanakan di Balai desa  tersebut, KKN-R Tim II UNDIP Desa Cepiring berharap dapat membantu membangun kesadaran remaja untuk lebih mengenal dan peduli terhadap tubuhnya sendiri. Dengan informasi yang benar, sederhana, dan disampaikan dalam suasana yang aman serta interaktif, remaja diharapkan mampu menghadapi masa pubertas dengan lebih percaya diri dan bertanggung jawab.

Penanggung Jawab kegiatan Sosial Kemasyarakatan:

  1. Adnan Fawzan - Kedokteran
  2. Hanum Aisyah Prameswari - Biologi


Dipost : 13 Agustus 2026 | Dilihat : 58

Share :